Skip to main content
header-image
Aeroderivatives

Menghadirkan Listrik Fleksibel dengan Turbin Gas Aeroderivatif di Indonesia

September 29, 2020

A tall building in a city

Description automatically generated

Sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, Indonesia menjadi mesin pertumbuhan di jantung perekonomian kawasan Asia Tenggara. Negara ini semakin mantap melangkah untuk menjadi perekonomian terbesar keempat[i] di dunia pada 2050.

Untuk menggerakkan pertumbuhan inilah Indonesia semakin membutuhkan tenaga listrik, khususnya di sejumlah sektor penting seperti pertambangan dan pengolahan logam. Kedua sektor ini menjadi katalis perekonomian nasional.

Perangkat turbin gas aeroderivatif GE memberikan tenaga listrik yang bersih, andal, dan fleksibel yang cepat beradaptasi dengan setiap perubahan kondisi operasional. Turbin gas ini juga didukung oleh support team lokal maupun jarak jauh yang siap menanggapi setiap gangguan operasional. Kombinasi antara teknologi yang tanggap dan dukungan yang komprehensif inilah yang memberikan pondasi yang kokoh sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Listrik Fleksibel Semakin Dibutuhkan

Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan pada 2019[ii] permintaan terhadap energi secara keseluruhan di kawasan Asia Tenggara akan bertumbuh sebesar 60%, sedangkan permintaan terhadap listrik akan meningkat lebih dari dua kali lipat pada 2040. Indonesia akan menjadi salah satu pasar utama dalam pertumbuhan tersebut.

Pertumbuhan ekonomi akan menumbuhkan permintaan terhadap tenaga listrik dari sektor industri dan kawasan perumahan. Artinya, dibutuhkan pasokan listrik yang semakin besar untuk penduduk yang berjumlah lebih dari 260 juta jiwa di 18.000 pulau, sekaligus untuk menggerakkan perekonomian bangsa dengan pertumbuhan PDB rata-rata per tahun sebesar lebih dari 5%.

A sunset over a body of water

Description automatically generated

Sektor industri di Indonesia memberikan sumbangan pada pertumbuhan sebesar 40%[iii] pada PDB nasional. Kebutuhan terhadap listrik di sektor industri di Indonesia diperkirakan naik lebih dari 70% dalam dua dasawarsa mendatang.

Sektor pertambangan dan pengolahan logam akan menjadi fokus penting dari kegiatan industri. Inilah  komitmen yang ditetapkan pada periode pertama masa jabatan Presiden Jokowi sebagai presiden. Indonesia merupakan produsen biji nikel terbesar di dunia, dan saat ini pemerintah berupaya untuk memperbesar kapasitas pengolahan logam untuk meningkatkan nilai ekspor komoditas nasional. Untuk mendukung pencapaian target inilah dibutuhkan solusi tenaga listrik yang andal untuk sektor industri.  

‘Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau. Teknologi aeroderivatif GE sangat cocok untuk kondisi geografis ini. Teknologi ini memberikan solusi modular yang mudah ditempatkan di lokasi terpencil, sekaligus sangat cocok untuk sektor industri penting seperti pertambangan dan smelter,” kata George Djohan, Country Leader, GE Gas Power.

Dengan lebih dari 2.100 unit yang telah dikirimkan ke seluruh penjuru dunia dan memiliki lebih dari 150 juta jam operasional, turbin gas aeroderivatif GE menjadi salah satu teknologi yang paling banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan kogenerasi di dunia. Fleksibilitas operasionalnya yang luar biasa telah memberikan solusi ke berbagai sektor industri seperti pertambangan dan pengolahan petrokimia. Inilah yang menjadikan teknologi ini sebagai solusi satu-satunya yang cocok bagi beragam sektor industri yang menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

 

Fleksibilitas Operasional Turbin Aeroderivatif

Produk turbin gas aeroderivatif memberikan efisiensi paling besar di dunia. Desain dari turbin gas aeroderivatif ini membuatnya mampu memproduksi uap air berkualitas tinggi dalam kisaran tekanan tinggi dan menengah sehingga memberikan rasio heat-to-power yang jauh lebih rendah daripada turbin gas super kuat untuk memenuhi kebutuhan CHP (combined heat and power) dari sektor industri.

Produk aeroderivatif ini terdiri dari solusi tenaga listrik dari 30MW hingga 130MV. Efesiensi listrik simple cycle dari turbin gas ini mencapai 43% pada base load, dan 50% pada part-load.

Fleksibilitas ini juga memberikan suatu solusi penting untuk mengatasi tantangan geografis Indonesia. Pembangkit listrik GE tipe TM 2500 dengan kemampuan mobilitas yang mumpuni memberikan solusi yang fleksibel untuk menghantarkan daya listrik yang efisien dan cepat. Pembangkit ini ditempatkan di pulau Lombok[iv]. Sesuai dengan kesepakatan yang ditandatangani di tahun 2015, sebanyak 20 unit TM2500 sudah ditempatkan di seluruh pelosok Indonesia dan telah menghantarkan daya listrik ke empat juta rumah penduduk.

Turbin gas aeroderivatif juga membantu menyeimbangkan sistem transmisi yang ekstensif di Indonesia. Pasalnya, turbin ini memberikan daya listrik yang terdistribusi di pusat beban sehingga mengatasi sejumlah kesulitan teknis dalam melakukan transmisi ke tempat yang jauh. Turbin gas aeroderivatif ini bisa dengan cepat menghantarkan daya listrik dari kondisi cold start hanya dalam waktu lima menit. Artinya, daya listrik bisa diberikan dari kondisi listrik padam sampai menyala sesuai dengan kebutuhan setempat.

Berbagai solusi ini memberikan kemampuan ekonomi yang penting di Indonesia, terutama di sektor pertambangan yang merupakan bagian penting dalam kegiatan industri nasional. Indonesia memproduksi lebih dari 50 juta wet metric ton nikel pada tahun 2019, dengan empat smelter baru yang mampu meningkatkan kapasitas pengolahan total hingga sekitar 69 juta ton per tahun. Sementara ini, terdapat tambahan 52 smelter yang rencananya akan dibangun dalam waktu lima tahun mendatang, beberapa di antaranya kini sedang dalam tahap konstruksi.[v]

Turbin gas aeroderivatif dirancang sedemikian rupa sehingga tidak banyak membutuhkan perawatan oleh operator dalam kondisi lingkungan yang berat, karena kemampuannya menghindari munculnya masalah dari stop/start operasi yang berulang-ulang pada turbin gas yang super kuat. Turbin ini membutuhkan waktu perawatan hanya 1.800 jam kerja (man hour) dalam siklus tiga tahunan. Jumlah man hour in lebih kecil dibandingkan dengan 1.500 jam kerja yang dibutuhkan oleh reciprocating engine dari pesaing.   

[vi]

Turbin gas GE tipe LM6000 telah memasok tenaga listrik yang andal di Telfer Gold Mine, Australia, selama lebih dari satu dasawarsa. Jaringan listrik di pulau yang terpisah menggambarkan banyaknya tantangan yang dihadapi aplikasi industrial di Indonesia. Jaringan seperti ini memenuhi kebutuhan beban substansial dalam kondisi operasional yang sulit. Peningkatan ke SPRINT water injection valve di tahun 2017 mampu menghemat biaya bahan bakar, karena dapat memenuhi kebutuhan listrik melalui pengoperasian unit dalam jumlah yang lebih sedikit.

Solusi modular fleksibel yang diberikan oleh turbin gas aeroderivatif membuat para operator pertambangan mampu merespons setiap perubahan kebutuhan di lokasi penambangan. Start-up dan ramp-up yang cepat menciptakan sistem daya listrik yang responsif, yang mampu beradaptasi untuk memenuhi kebutuhan bisnis bahkan dalam lingkungan operasi yang paling sulit sekalipun.

Memenuhi Kebutuhan Industri di Era Ketidakpastian

Besarnya beban perawatan menjadi tantangan utama dalam lingkungan operasi yang memerlukan kecepatan. Kesulitan ini menjadi jelas selama COVID-19 ketika berbagai pembatasan sehubungan dengan penerapan lockdown telah menyebabkan pemberian layanan tenaga engineering menjadi tertunda secara signifikan. Selain itu, masih ada sejumlah pembatasan dalam pengiriman komponen untuk perbaikan di sejumlah negara.

Di GE Gas Power, kami tidak hanya mendukung operasi melalui gagasan real-time dan keahlian perawatan secara virtual dari global support centre kami, namun kami juga memberikan layanan lokal yang diberikan secara khusus untuk para pelanggan. Kami berupaya untuk memberikan dukungan yang tepat waktu sehingga lebih dari 800 perangkat turbin gas dapat terus beroperasi untuk menyalakan lampu di berbagai negara yang menjadi daerah operasi kami.

Dukungan engineering yang komprehensif memastikan agar para pelanggan gas turbin GE dapat terus beroperasi dengan mantap. Remote Engineering Support Service GE diberikan kepada pelanggan di seluruh Asia karena adanya pembatasan mobilitas yang disebabkan oleh pandemi COVID-19. Layanan ini memberikan solusi teknis dari para pakar di seluruh dunia untuk membantu pengoperasian perangkat dengan baik di sepanjang masa krisis ini, meskipun terdapat berbagai tantangan fisik untuk mengunjungi lokasi pelanggan. Tim engineer kami memberikan analisa data real time, evaluasi mendalam, dan pengoptimalan dukungan pada perangkat.

Turunnya harga gas alam semakin memperbaiki tingkat keekonomian turbin gas aeroderivatif, karena gas merupakan sumber bahan bakar yang memberikan tingkat efisiensi operasi tertinggi pada teknologi ini. Gas alam juga menimbulkan tingkat emisi yang lebih rendah untuk operasi yang intensif, memenuhi standar lingkungan yang ketat bagi industri, dan berkontribusi pada komitmen Pemerintah Indonesia untuk mengurangi emisi karbon sebesar 29% dibandingkan dengan tingkat emisi karbon bila perusahaan beroperasi seperti biasa pada tahun 2030[vii].