Skip to main content
header-image
GE Healthcare

Pandemi COVID-19: Komunikasi dan Empati Jadi Pendekatan GE Healthcare di Indonesia

Putty Chandra
January 18, 2021

GE Healthcare memiliki pengalaman lebih dari satu abad di Industri kesehatan. Panjang perjalanan di industri inilah yang membantu mengajarkan bahwa mendukung front-liners merupakanlangkah yang paling penting dalam krisis pandemi COVID-19 ini, dan inilah yang sedang dan akan terus kami lakukan.

Petugas kesehatan berada di garis depan dalam menghadapi pandemic, komitmen yang mereka lakukan di tengah pandemic terburuk dalam satu generasi ini. Namun, komitmen itu dilakukan justru ketika sumber daya manusia dan rantai pasokan masih kurang memadai. Karena itulah pekerjaan yang mereka lakukan menjadi upaya yang sungguh luar biasa.

Berbagai tantangan dalam kondisi seperti ini menuntut adanya inovasi dan komunikasi. Itulah pendekatan dalam respons GE menurut Putty Chandra, Indonesia Country Director, GE Healthcare.

“Pesan pokoknya adalah kolaborasi, komunikasi, dan keterlibatan. Menghubungkan titik-titik di seluruh negeri, di regional bahkan di seluruh dunia untuk mendukung pelanggan di sektor kesehatan dan para petugas yang berada di garis depan di seluruh Indonesia.”

Dukungan tersebut tidak sekedar diberikan untuk mengatasi beban COVID-19 yang semakin berat, tapi juga untuk memastikan agar kondisi kesehatan lainnya dapat dengan tepat didiagnosis, dikelola dan diberi tindakan di tengah kondisi yang sangat mencekam ini. Membuka kesempatan bagi petugas kesehatan untuk memanfaatkan sejumlah teknologi dan layanan pendukung dari GE Healthcare menjadi fokus penting dalam upaya membantu mereka dalam mengendalikan jalannya perjuangan ini.

Dukungan virtual dengan real-world understanding

Portofolio solusi kesehatan GE mencakup beragam teknologi medis, antara lain berbagai perangkat imaging yang canggih hingga sejumlah teknologi yang sangat dibutuhkan dalam pemantauan pasien dan dalam pemberian dukungan pada perawatan pasien kritis, seperti ICU. “Ini adalah kondisi yang sangat rumit, sekaligus kritis sehingga pengiriman peralatan ICU kami kirimkan dengan cepat dan seefisien mungkin kepada pelanggan,” kata Putty Chandra.

Beban pada rumah sakit (RS) cukup besar selama pandemi COVID ini, perlu untuk bekerja sama seerat-eratnya dengan para petugas kesehatan di garis depan untuk bisa memahami dan memenuhi kebutuhan yang terus berkembang. Menurut Putty Chandra, di situlah fokus pada empati sangat dibutuhkan.  

“Kita semua adalah manusia. Kita perlu bekerja dengan empati untuk dapat memahami tantangan yang dihadapi oleh berbagai fasilitas kesehatan pada saat yang sulit selama COVID ini dan bekerja sama seerat-eratnya dengan para mitra di bidang kesehatan. Para petugas di garis depan ini dengan berani telah berjibaku melawan pandemi, dan mereka membutuhkan simpati dan empati bahkan penghargaan. Karena itulah kita memberikan dukungan teknis yang mereka butuhkan.”

Berbagai peralatan diagnosis menjadi bagian penting dari solusi yang diberikan GE. Rontgen dan CT Scan dapat menjadi jembatan dalam upaya mendiagnosis dan memahami berbagai dampak dari COVID-19, dan menjadi alat penting bagi petugas kesehatan. Tanpa adanya pandemi pun, imaging sangat penting untuk melakukan identifikasi dini atas suatu penyakit, seperti kanker. Dalam kondisi apapun, deteksi yang lebih baik dan lebih dini akan memberikan hasil yang lebih baik bagi pasien.

Mengadopsi teknologi baru tidaklah mudah dalam suatu krisis. Para petugas kesehatan tidak hanya menghadapi besarnya kebutuhan akan perawatan kesehatan, mereka juga tidak punya waktu sedikitpun untuk mendapatkan pelatihan dalam menggunakan peralatan baru. Karena itulah GE Healthcare Indonesia harus melakukan suatu pendekatan yang inovatif untuk mendukung pemanfaatan alat diagnostik kesehatan di RS di Indonesia.

Komitmen untuk sukses itulah yang ditunjukkan baru-baru ini di berbagai fasilitas kesehatan di Makassar, Sulawesi Selatan. Di tengah pembatasan sosial berskala besar karena COVID-19 yang diterapkan di berbagai daerah, melakukan perjalanan ke Makassar tidaklah mudah karena terbatasnya penerbangan ke wilayah tersebut. Meski demikian, tim bantuan GE tidak mundur sedikitpun dan memanfaatkan penggunaan sistem augmented reality SightCall dalam mendukung RS di wilayah itu.

“Ini adalah solusi layanan digital melalui augmented video call. Jadi, para teknisi kami di lapangan mendapatkan dukungan dari tenaga ahli, memperoleh panduan dalam menghadapi berbagai kesulitan teknis dari tenaga ahli yang ada di tim Asia atau global,” kata Putty Chandra.

Melalui kerja sama dengan tim di lapangan, tim bantuan di GE pusat mampu melakukan diagnostik dari jarak jauh dan melakukan perbaikan pada peralatan. Bahkan tim tersebut mengetahui adanya sebagian dari sistem yang tidak berfungsi, dan memberikan analisis dari jarak jauh yang memungkinkan dilakukannya pemesanan suku cadang yang dibutuhkan untuk perbaikan.

Kolaborasi virtual seperti itu dapat menjadi peluang yang besar ke depannya di negara seperti Indonesia yang membutuhkan petugas kesehatan dan staf pendukungnya yang mampu mengatasi berbagai permasalahan yang muncul dari penduduk yang tersebar di lebih dari 17 ribu pulau.

Mendambakan solusi kesehatan yang lebih baik

RS terdekat, RS Wahidin Makassar, menghadapi tantangan yang berbeda. RS tersebut tengah menunggu perangkat magnetic resonance imaging yang mampu memberikan precision imaging untuk membantu deteksi penyakit.

Meski perangkat baru tersebut dapat dikirimkan ke RS itu, namun adanya pembatasan perjalanan menciptakan ketidakpastian yang cukup besar, khususnya dalam pengiriman tim bantuan di lapangan.

“Ini adalah proses instalasi pertama teknologi AIR Coils di Indonesia. Rekan teknisi kami di lapangan belum mendapatkan pelatihan tentang teknologi baru ini, sehingga untuk kesekian kalinya bantuan jarak jauh melalu SightCall membuat kami mampu memandu mereka selama proses instalasi, dan dengan demikian mencegah terjadinya penundaan bagi pelanggan,” kata Putty Chandra.

Tim GE Healthcare melakukan audit secara komprehensif atas perangkat lunak dan perangkat keras yang dibutuhkan untuk instalasi teknologi AIR Coils tersebut. Mereka juga erat bekerja sama dengan tim yang berada di RS untuk memastikan bahwa semua operator utama memiliki informasi terkini tentang proses instalasi. Dalam kerja sama dengan tim tersebut melalui penggunaan SightCall, GE Healthcare mampu melakukan pemutakhiran dan pengetesan pada perangkat lunak yang baru, dan dengan demikian mampu memastikan bahwa teknologi AIR Coil siap untuk digunakan di RS tersebut.

Pelatihan jarak jauh itu juga mendapat dukungan melalui perangkat kolaborasi video. Dengan penggunaan aplikasi virtual, pelatihan dilakukan melalui platform Microsoft Teams. Inilah yang memastikan bahwa teknologi precision imaging dari GE Healthcare dapat memberikan manfaat dalam waktu yang singkat kepada pasien. Dan manfaat itu diperoleh setelah tim GE Healthcare mampu mengatasi berbagai tantangan dalam pengiriman perangkat tersebut di tengah pandemi COVID-19.

Di samping berbagai tantangan tadi, perangkat imaging AIR Coil yang pertama di Indonesia sudah diuji coba dan dipasang pada 29 April 2020. Setelah menjalani uji coba operasional pada 29 April, perangkat itu mulai digunakan di RS tersebut.

Memberikan layanan ini selama masa pandemi tentu sangat menantang. GE Healthcare Indonesia mengetahui adanya kesulitan, tidak hanya bagi petugas kesehatan di garis depan tapi juga staf terdepan GE Healthcare yang erat bekerja sama untuk memastikan kelancaran pemberian layanan bantuan tersebut.

“GE Healthcare sudah melakukan pekejaannya dengan baik dalam melengkapi staf garis depan kami dengan PPE dan telah mematuhi prosedur yang jelas untuk menjaga keamanan staf tersebut. Sebagai pemimpin yang menyertai para pekerja di lapangan, saya merasa pentingnya memimpin di depan, dan memperlihatkan empati baik kepada pegawai maupun keluarga mereka di saat yang sulit ini. Memang tidak mudah, namun cara kita dalam memberikan dukungan itulah yang penting,” kata Putty Chandra.

Bahkan di tengah kondisi yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, GE Healthcare terus memberikan berbagai solusi kepada para mitranya di seluruh Indonesia. Teknologi AIR Coils melanjutkan komitmen GE Healthcara dalam mendukung inovasi di sektor kesehatan. Instalasi teknologi ini di Makassar juga menunjukkan adanya semangat komunikasi dan kerja sama dalam memanfaatkan teknologi canggih untuk memberikan solusi di masa krisis.

Di masa sulit ini, Putty Chandra menggarisbawahi rasa bangganya atas berbagai upaya dari pegawai GE Healthcare di seluruh Indonesia, serta menyampaikan pesan penting ini bagi semua orang Indonesia yang terdampak pandemi ini.

“Kita sedang menghadapi suatu pandemi yang belum pernah terjadi di dunia, namun kita bisa tetap selamat jika kita tidak meremehkan virus ini dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Kita tidak bisa menghindari dampak COVID, namun kita bisa terus beraktivitas. Di GE Healthcare, hal itu berarti penting sekali terus mendukung para petugas kesehatan di garis depan dan pasien mereka di saat ini.”