Categories
Pilih Negara
Follow Us

Peran GE di Balik Kesuksesan APR Energy Atasi Pemadaman Listrik di Australia Selatan

Beberapa tahun lalu, pada negara bagian Australia Selatan tercatat kerap terjadi pemadaman listrik . Di antaranya penyebabnya adalah faktor cuaca buruk seperti badai dan juga faktor pembangkit listrik itu sendiri. Pemadaman tersebut pun praktis menimbulkan gangguan baik bagi kegiatan rumah tangga di pemukiman, perkotaan atau pun aktivitas industri. 

Untuk membereskan masalah tersebut, pada awal 2017, SA Power Networks, sebuah badan usaha listrik milik pemerintah Australia Selatan bersama Australia Energy Market Operator (AEMO), menugaskan APR Energy untuk segera membangun dua pembangkit listrik yang andal, tahan dan fleksibel terhadap kondisi cuaca, namun tetap rendah emisi. 

APR Energy akhirnya mengerjakan proyek pembangkit berkapasitas lebih dari 250 MW tersebut pada dua lokasi, yaitu pada South Australian Power Networks (SAPN) substations di Adelaide Desalination Plant di daerah Lonsdale dan satu lagi di  General Motors Holden Site di kawasan Elizabeth.

Proyek pun pada akhirnya selesai untuk dioperasikan pada pertengahan 2017. Target terlaksana karena pembangkit bisa beroperasi dalam jangka tiga bulan sejak penandatanganan kontrak. Jadi total waktunya, proyek hanya menghabiskan waktu setengah tahun saja. 

Menteri Energi Australia Selatan Tom Koutsantonis mengatakan, warga Australia Selatan sekarang memiliki pembangkit listrik andal untuk memasok listrik ke jaringannya. APR Energy telah bekerja tanpa lelah sehingga realisasinya bisa diselesaikan sebelum batas waktu sehingga atau sebelum datangnya musim panas. 

John Campion, Chairman APR Energy, mengamini, keberhasilannya berkat kerja keras tim sehingga dua pembangkit listrik di Australia Selatan bisa diselesaikan sebelum batas waktu. Namun selain cepat, ia menyatakan, pembangkit ini juga akan rendah emisi, menjamin pasokan ke jaringan listrik dengan stabil, menghilangkan risiko pemadaman listrik, dan mengurangi beban puncak selama waktu dengan suhu tertinggi di musim panas.

Tapi bagaimana bisa proyek pembangkit listrik lebih dari 250 MW bisa dibangun secepat itu? 

Ternyata APP membangun jenis pembangkit yang sudah sangat dikenal sebagai solusi dan juga banyak dikembangkan termasuk oleh PT PLN di Indonesia, yaitu pembangkit MPP (Mobile Power Plant). Jika membicarakan proyek pembangkit MPP, tentu saja ada teknologi andal di baliknya, yaitu TM2500 dari GE. 

Buktinya, di Proyek MPP Australia Selatan, APR Energy mempercayakan sembilan unit TM2500 untuk dipasang dalam dua lokasi yaitu, di lokasi pembangkit bagian utara sebanyak 5 unit dan di pembangkit bagian selatan sebanyak 4 unit. Dari total kapasitasnya, kesembilan unit tersebut tercatat menghasilkan 276 MW kapasitas listrik bagi Australia Selatan.

Presiden dan CEO GE Australia Geoff Culbert, mengatakan, GE bangga produk teknologi mutakhirnya dapat mendukung Australia Selatan untuk menjadi pemimpin dunia dalam pembangkit energi bersih. Selain itu, menurut dia, teknologi tersebut tentunya bisa memberikan fleksibilitas pasokan listrik bagi jaringan listrik Australia Selatan secara jangka panjang.

“Teknologi TM2500 terbukti bisa memberikan daya yang aman dan andal untuk bisnis dan rumah tangga. TM2500 menawarkan fleksibilitas yang signifikan dibandingkan dengan beberapa opsi model pembangkit baseload lainnya. Setiap unit dapat menghasilkan lebih dari 30 MW daya dan dapat ditingkatkan secara progresif seiring permintaan,” kata Geoff Culbert. 

Ditambah lagi, Geoff Culbert menerangkan, setiap unit TM2500 cukup dibawa oleh satu truk trailer, sehingga memudahkan pengangkutan ke area terpencil baik melalui jalan darat, laut atau pun pesawat. TM2500 juga, menurut dia, dapat menghasilkan listrik menggunakan gas atau bahan bakar cair distilasi sehingga dapat memunculkan opsi pasokan bahan bakar.

“TM2500 adalah contoh hebat dari teknologi GE. Sebab dari mulai turbin angin hingga pembangkit listrik gas bisa dipilih sebagai partner untuk menghasilkan listrik yang aman dan andal untuk rumah dan industri. Hal ini akhirnya memperkuat posisi kami sebagai mitra sejati ke Australia,” ungkap Geoff Culbert. 

Sementara itu, Aaron Scott, Manajer Penjualan Regional Turbin Gs, GE Gas Power Systems, menjelaskan, sembilan TM2500 dual-fuel GE yang dibeli oleh pemerintah Australia Selatan adalah bentuk reaksi cepat pemerintah atas kejadian pemadaman yang kerap terjadi akhir tahun 2016.

“TM2500 ini terbukti praktis karena turbin aeroderivativef GE dikenal fleksibel dan mudah beradaptasi, serta tidak hanya dapat memenuhi pasokan listrik bagi jaringan, namun bisa mengambil sumber bahan bakar lain dan konfigurasi,” katanya. 

Sebagai informasi, proyek MPP di Australia Selatan ini adalah proyek pembangkit ketiga bagi APR Energy di Australia. Sebelumnya, pada April 2016, APR mendatangkan TM2500 untuk memberikan bantuan listrik sementara ke Tasmania yang ketika itu dilanda kekeringan sehingga menghentikan pasokan air untuk pembangkit listrik tenaga airnya. APR Energy juga telah menyediakan empat unit TM2500 ke Horizon Power di Pilbara sebesar 100 MW. 

APR Energy merupakan perusahaan global penyedia pembangkit listrik berskala global. APR kerap menggunakan teknologi pembangkit mutakhir dan hemat energi dengan kemampuan komprehensif untuk menyediakan solusi pembangkit listrik terukur, cepat digunakan, dan disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

Subscribe to our GE Brief