Categories
Pilih Negara
Follow Us

Komitmen GE dan Mayapada Healthcare Tingkatkan Layanan Kesehatan Terbaik

Mayapada Healthcare, satu di antara pilar bisnis Mayapada Group bidang kesehatan, terus menjaga komitmen sebagai penyedia layanan kesehatan terbaik dan bertaraf internasional. Deputy Chairman Mayapada Group, Jonathan Tahir, menyatakan, Mayapada Healthcare bervisi ingin memberikan quality care terbaik agar menjadi pilihan utama bagi seluruh pasiennya di Indonesia.

“Karena ini penting, kami harus cari mitra terbaik dalam spesifik industri. Kami melihat GE Healthcare adalah yang terbaik. Maka lewat kolaborasi ini, kami ingin memberikan pengaruh positif bagi standar layanan kesehatan di Indonesia,” katanya dalam wawancara seusai acara penandatanganan di Jakarta, (24/8).

Sebenarnya, lanjut Jonathan, hubungan Mayapada dengan GE Healthcare sudah terjalin sejak 2008 yang perannya berawal sebagai expand supplier. Seiring waktu, Mayapada menyadari hal sangat penting jika bisa bersinergi secara menyeluruh agar bisa terus memberi kontribusi pencapaian positif.

“Kami akhirnya tahu GE banyak memiliki pengalaman global dan keunggulan lain. Untuk itu, kami ingin something more dan extra. Dan akhirnya pada hari ini, kami putuskan untuk meningkatkan kolaborasi strategis,” imbuh Jonathan.

Sementara itu, Dr Daniel Tjen, CMO Mayapada Healthcare, menyatakan, kolaborasi ini adalah bagian dari komitmen Mayapada untuk menyediakan pelayanan terbaik. “Jika ingin menjadi yang terbaik, harus bermitra dengan yang terbaik pula. Ini salah satu konsiderasi kami bermitra dengan GE. Jadi nanti standar layanan kami bukan Asia lagi, melainkan sudah worldwide,” tegas Mayjen Purnawirawan TNI ini.

President & CEO of GE Healthcare ASEAN, Korea and ANZ, Myra Eskes, menambahkan, pihaknya bangga terpilih menjadi mitra strategis Mayapada Healthcare. “Sebetulnya kami telah memahami visi dari Mayapada Healthcare dari kerjasama yang telah terjalin selama 10 tahun. Sekarang dengan kolaborasi ini, saya yakin bisa membawa dampak perubahan positif bagi standar layanan kesehatan di Indonesia, baik itu; perbaikan akses, kualitas dan keterjangkauan,” katanya.

Jonathan pun kembali menjelaskan, perjanjian kerjasama senilai US$16.2 juta tersebut akan mencakup peningkatan efektifitas teknis dan klinis, desain rumah sakit dan alur kerja, serta manajemen siklus hidup. Selain itu ada juga konsultasi perencanaan rumah sakit, dan pengembangan talenta tenaga kesehatan, termasuk edukasi atau pelatihan. Menurut dia, dimasukkannya pengembangan talenta karena Mayapada Healthcare memandang ini sangat penting bagi layanan bisnis Mayapada Healthcare.

“Jadi kerjasamanya dari medis dan non medis. GE kan sangat fleksibel layanannya. Selain teknologi healthcare, mereka juga punya solusi sistem pengelolaan rumah sakit. Ini baik agar kami bisa mengelola manajemen RS dengan tepat disertai management leadership yang baik. Ini juga penting bagi kami,” jelasnya.

Putty Chandra, Indonesia Country Director GE Healthcare, menuturkan, dalam bidang kesehatan, teknologi terus berkembang sehingga pihaknya berkomitmen untuk melakukan terus inovasi teknologi terbaru. Terkait kolaborasi, ia mengungkapkan, GE Healthcare akan memberi solusi healthcare yang komplit, professional, berkelanjutan dan jangka panjang. Solusi tersebut mulai dari radiologis, radiographer dan sebagainya.

GE Healthcare juga, Putty Chandra menambahkan, akan berikan operational excellence, efisiensi, best clinical accountservice excellence serta training and education menyeluruh kepada perawat, dokter sampai manajemen.

Alat kesehatan (alkes) yang akan disediakanuntuk alat diagnostik, antara lain mesin MRI, CT Scan, X ray, Ultrasound, Patien Monitor, yang mana hampir keseluruhan untuk diganostik bukan untuk terapi. “Kami juga akan melatih para petugas kesehatan untuk mengoperasikannya. Jadi selain soft skill kita juga berikan hard skill,” katanya.

Terkait layanan purna jual dari produk, Putty menjelaskan, nantinya GE Helathcare juga akan melakukan maintenance secara preventif. “Kami tak akan menunggu produk itu rusak dulu. Kami akan proaktif memonitor, mengontrol segala kondisi agar alkes bisa selalu optimal,” tegas Putty.

Bangun enam rumah sakit baru

Saat ini, Mayapada Healthcare sedang melakukan ekspansi bisnis dengan membangun enam rumah sakit baru. Rumah sakit yang akan hadir di beberapa kota besar tersebut, antara lain bernama: Mayapada Hospital Jakarta Selatan Extension, Mayapada Hospital Bandung, di Jawa Barat, Mayapada Hospital Kuningan, di Jakarta Pusat, Mayapada Hospital Surabaya, di Jawa Timur dan Mayapada Hospital Bogor, di Jawa Barat dan Mayapada Hospital Cakung, di Jakarta Timur.

Rencananya semua proyek ini akan selesai dibangun pada 2020. “Saat ini, dari keenam proyek tersebut ada sebagian yang sudah jadi dan bisa beroperasi akhir tahun ini dan dua pada tahun depan. Total Capex pembangunan tersebut dari mulai dari konstruksi, pengadaan alat dan sebagainya adalah sebesar USD 200 juta,” ujar Jonathan.

Myra Eskes pun mengapresiasiekspansi Mayapada untuk membuat enam rumah sakit baru. Ia juga senang hal ini dikolaborasikan bersama GE Healthcare. “Pembangunan enam rumah sakit baru ini diharapkan Mayapada dapat mendesain rumah sakit unggulan sejak awal dengan rencana yang tepat dari mulai teknologi serta workflow demi membuat kualitas layanan terbaik,” ujarnya.

Terkait layanan rumah sakit baru, nantinya juga akan ada untuk penyakit saraf dan penyakit dalam. Dukungan GE Healthcare disini mencakup pengadaan alat neurologi (saraf), cardiologi (jantung) dan radiologi.

Di sisi lain, Jonathan kembali melanjutkan perbincangan, Mayapada Healthcare tak ingin hanya sekedar memberikan layanan dan tindakan kepada orang yang telah sakit saja, tatapi juga akan memberi fasilitas layanan pencegahan penyakit agar orang tak jatuh sakit.

“Bagi kami kesehatan adalah kekayaan. Kami ingin ikut andil membangun masyarakat Indonesia yang lebih sehat. Kami juga ingin mencegah warga Indonesia agar tak jatuh sakit. Sebab jika banyak yang sakit, tidak baik bagi sebuah bangsa yang dampaknya negara itu tak akan maju,” ujarnya.

Ketika ditanyakan apakah semua pembangunan infrastruktur dan manajemen rumah sakit akan kearah yang lebih efisien, efektif dan canggih, Jonathan mengaku, pihaknya tentu tidak bisa mengelak dari tren tersebut.

“Pastinya kami ke arah sana. Untuk itu, kami butuh belajar dari GE dalam hal perencanaan rumah sakit yang unggul. Apalagi GE punya pengalaman panjang pengembangan rumah sakit. Kami ingin GE membantu kami membuat rumah sakit yang lux bahkan kami ingin membuat yang futuristic,” kata Jonathan.

Sebagai informasi, saat ini Mayapada Healthcare sudah menaungi tiga rumah sakit dan enam klinik, yaitu Mayapada Hospital Tangerang, Mayapada Hospital Jakarta Selatan, BMC Mayapada Hospital Bogor serta Klinik yang berlokasi di Central Park Mall, Mayapada Tower II Sudirman, Taman Palem, In house di Mandarin Oriental Hotel, Palembang serta di Kelapa Gading Boulevard.

Subscribe to our GE Brief