Categories
Pilih Negara
Follow Us

Keunggulan CT Scan Terbaru dari GE Healthcare

Computed Tomography Scan atau lebih dikenal CT Scan telah menjadi alat penunjang kesehatan yang penting bagi rumah sakit. Alat yang menggabungkan teknologi X Ray dan komputer ini digunakan untuk mendiagnosa berbagai penyakit pasien dan membaca kondisi tubuh sejak dini secara detail dan akurat. 

“Jadi CT Scan adalah alat pemeriksaan radiografi atau pencitraan medis dengan teknologi sinar X sekaligus komputer untuk mendapatkan gambaran keseluruhan organ dalam tubuh manusia,” kata Sekretaris Jenderal Perhimpunan Dokter Spesialis Radiologi Pusat (PDSRI) Vonny N. Tubagus.

Vonny menambahkan, CT Scan pertama kali diperkenalkan pada 1970-an sebagai alat diagnosis untuk penyakit di bagian kepala. Seiring perkembangan teknologi, CT Scan akhirnya bisa dimanfaatkan untuk mendeteksi berbagai macam kelainan atau penyakit di seluruh bagian tubuh manusia dari kepala hingga kaki. 

Bahkan saat terjadi keadaan darurat, misalnya, saat korban kerap tidak sadarkan diri, CT scan bisa membantu penanganan diagnosis secepatnya.

Kualitas CT Scan

Saat ini, memang sudah hadir beragam pilihan produk CT Scan untuk dunia kesehatan. Namun, yang menjadi pertanyaan, apa semua produk itu sama kualitasnya dari sisi kenyamanan dan apakah bisa mendiagnosa terhadap kondisi pasien yang paling sulit termasuk dari sisi kualitas gambarnya ? 

Menjawab hal ini, Putty Kartika, Country Director, GE Healthcare Indonesia, mengatakan, beragam CT Scan umumnya memang dirancang untuk mendukung pemeriksaan pasien mulai dari trauma kompleks hingga pemeriksaan pasien dari unit emergency (UGD dan IGD). 

Namun, perlu diingat, ada juga tantangan kualitas CT Scan pada hasil pemeriksaan diagnosis kelainan yang bentuknya sangat kecil.“Nah untuk menjawab berbagai tantangan ini, kami punya solusi teknologi terbaru yaitu CT Scan 128-slice,” ungkap Putty.

Keunggulan produk GE  ini, menurut dia, memiliki hasil pencitraan dengan resolusi tinggi (high resolution) yang dapat menampilkan detail hingga sekecil 0,28mm, dengan paparan radiasi rendah (low-dose), peningkatan low-contrast detectability, dan image noise lebih rendah.

Semetara itu, Dewi Febrianti, Strategic Key Account Manager, GE Healthcare, menjelaskan lebih lanjut bahwa di antara keunggulan produk 128 slices, salah satunya adalah telah dilengkapi dengan fitur-fitur unggulan

“Dari mulai Low Dose CT Scan (LDCT),  virtual colonoscopy , Xtream display di tengah gantry untuk penggunaan yang lebih sederhana, CT perfusi 4 dimensi, Denta scan, dan Lung VCAR,  terdapat di GE CT Scan 128 Slices,” kata Dewi.

Dipaparkannya, LDCT merupakan tomografi terkomputasi dosis rendah yang bisa menghasilkan gambar tiga dimensi dengan resolusi tinggi dan lebih detail dibandingkan x-ray dada konvensional. LDCT bisa mendeteksi bengkak yang sangat kecil di paru-paru, yang terlalu kecil untuk dideteksi oleh x-ray paru-paru konvensional.

Walau lebih canggih, LDCT menggunakan dosis radiasi yang lebih rendah dibandingkan CT-scan biasa. LDCT biasanya untuk mendeteksi kelainan paru termasuk kanker paru dan penyakit jantung koroner. Dengan LDCT, maka pasien tak perlu khawatir akan terpapar radiasi karena menggunakan radiasi berdosis rendah sehingga pasien terpapar radiasi yang lebih sedikit dibandingkan CT-scan konvensional. 

“Pasien juga bisa lebih nyaman karena waktu yang dibutuhkan pun relatif singkat yaitu kurang dari 10 menit dengan dosis radiasi yang lebih rendah,” tuturnya. 

Untuk virtual colonoscopy atau kolonoskopi maya menggunakan alat pencitraan CT Scan tanpa menggunakan alat kolonoskopi, yang umumnya untuk melihat keadaan usus besar dan organ sekitarnya. 

Dengan virtual colonoscopy pasien sekarang tak perlu takut dan tidak nyaman jika diminta klinisi untuk melakukan pemeriksaan kolonoskopi. Sebab biasanya untuk melihat keadaan usus besar, organ sekitarnya, perlu memasukkan endoskop atau selang fleksibel yang dimasukkan melalui dubur (invasif) yang biasanya tidak disukai pasien.

“Pasien juga tak perlu takut karena sekarang tak perlu dibius lagi menggunakan obat penenang saraf (sedative),” katanya.

Kecanggihan lain, lanjut Dewi, CT Scan 128 Slices dapat melakukan 5 denyut pemindaian jantung (5-Beat Cardiac scan) yang mencakup keseluruhan jantung dengan kecepatan rotasi 0.35 detik dan lebar cakupan 40mm.

Hadir di Bekasi

GE Healthcare Indonesia boleh berbangga teknologi CT Scan-nya juga telah membantu 5 juta pasien di seluruh Indonesia. Ditambah lagi ratusan CT Scan dari GE telah hadir di Asia Tenggara dengan 30% terpasang di rumah sakit seluruh Indonesia. 

“Dan pas yang ke1000 kalinya, kami telah memasang di OMNI Hospitals Pekayon, Bekasi. CT Scan yang dipasang pun yang terbaru tadi yaitu 128 slices,” jelas Putty. 

Sementara itu, Direktur Omni Hospitals Group, Hassan Themas mengatakan, pihaknya memiliki hubungan kerja sama yang baik dengan GE Healthcare di keempat unit Rumah Sakit Omni Hospitals Group.

“Untuk menunjang kualitas deteksi dini, Omni Hospitals Pekayon telah menginstal perangkat medis berteknologi terkini, yaitu 128 slices CT Scan dari GE Healthcare. Mesin CT Scan ini menjadikan kami satu-satunya rumah sakit di Indonesia yang berkompeten dalam menjalankan prosedur LDCT dan Virtual Colonoscopy,” ujarnya.

Subscribe to our GE Brief